Daftar Media Selektif HiMedia untuk Mikrobiologi
Media Selektif HiMedia untuk Mikrobiologi
Media selektif dari HiMedia Laboratories dirancang untuk menghambat mikroorganisme non-target sekaligus mempermudah identifikasi bakteri patogen tertentu. Berikut media-media selektif HiMedia yang paling banyak digunakan:
Media Selektif untuk Salmonella & Shigella


Xylose Lysine Deoxycholate Agar (XLD)
Media selektif-diferensial untuk isolasi Salmonella dan Shigella. Salmonella membentuk koloni merah dengan pusat hitam (H₂S), sedangkan Shigella merah tanpa hitam. Banyak digunakan dalam pengujian pangan dan air.
Salmonella Shigella Agar (SS Agar)
Digunakan untuk mendeteksi Salmonella dan Shigella dari sampel klinik dan pangan. Mengandung bile salt dan brilliant green untuk menekan flora non-target.
Media Selektif untuk Enterobacteriaceae

MacConkey Agar
Media selektif-diferensial untuk bakteri Gram-negatif enterik. Bakteri fermentasi laktosa (mis. E. coli) berwarna merah muda, sedangkan non-fermenter tetap pucat.
Violet Red Bile Glucose Agar (VRBG)
Digunakan untuk enumerasi Enterobacteriaceae pada pangan. Selektif karena bile salt dan crystal violet yang menghambat Gram-positif.
Media Selektif untuk Vibrio
Thiosulfate Citrate Bile Salts Sucrose Agar (TCBS)
Media selektif utama untuk Vibrio spp. Vibrio cholerae membentuk koloni kuning, sedangkan V. parahaemolyticus berwarna hijau.
Media Selektif untuk Staphylococcus

Mannitol Salt Agar (MSA)
Mengandung garam tinggi (7,5%) yang selektif untuk Staphylococcus. S. aureus memfermentasi manitol sehingga media berubah kuning.
Baird Parker Agar
Media selektif untuk Staphylococcus aureus. Koloni khas berwarna hitam mengkilap dengan zona jernih di sekitarnya.
Media Selektif untuk Listeria
PALCAM Agar

Digunakan untuk isolasi Listeria monocytogenes pada pangan. Koloni tampak abu-abu kehijauan dengan zona hitam.
Oxford Listeria Agar

Media selektif klasik untuk Listeria, banyak dipakai dalam pengujian keamanan pangan berbasis ISO.
Media Selektif untuk E. coli
Eosin Methylene Blue Agar (EMB)

Media selektif-diferensial untuk E. coli. Koloni khas menunjukkan kilap hijau metalik.
Tryptone Bile X-Glucuronide Agar (TBX)

Digunakan khusus untuk enumerasi E. coli. Koloni positif berwarna biru-hijau akibat aktivitas β-glucuronidase.
Media Selektif untuk Cronobacter

HiCrome Enterobacter sakazakii Agar
Media kromogenik selektif untuk Cronobacter spp. Koloni tampak biru-hijau, memudahkan identifikasi awal terutama pada susu formula.
Media Selektif untuk Pseudomonas

Cetrimide Agar
Media selektif untuk Pseudomonas aeruginosa. Mendukung produksi pigmen hijau kebiruan (pyocyanin).
Media Selektif untuk Urin & Klinik

CLED Agar
Media selektif-diferensial untuk kultur urin. Mencegah swarming Proteus dan membedakan fermentasi laktosa.
Kesimpulan
Setiap media selektif HiMedia memiliki fungsi spesifik untuk menargetkan mikroorganisme tertentu. Pemilihan media yang tepat akan meningkatkan akurasi, efisiensi, dan keandalan hasil uji mikrobiologi.



